Produk Lantai WPC Terbaik 2018 By WPC Kayu Asri

Lantai WPC  Decking

Kayu Asri Deck WPC adalah lantai WPC pengganti lantai (flooring) dari kayu untuk eksterior.

Decking WPC (wood plastic composite) lebih umum sering digunakan masyarakat luas untuk lantai outdoor. Lantai WPC WOOD Indonesia Decking atau lantai decking produk wpc merupakan inovasi terbaru. WPC Decking dapat digunakan untuk outdoor. WPC Decking dapat digunakan untuk outdoor seperti lantai,dinding atau penyekat ruangan dll.

WPC WOOD Deck WPC By Kayu Asri

WPC WOOD INDONESIA KAYU ASRI, WPC terbuat dari paduan sempurna antara serbuk kayu dan bahan plastik bermutu tinggi dengan UV protection khusus. Decking WPC Kayu Asri juga mampu memberikan kesan alami yang terlihat menarik. sehingga lantai hunian anda jauh lebih terlihat mewah, efektif, dan elegant. Lantai tidak akan licin, retak, ataupun berkarat. karena WPC WOOD Kayu Asri merupakan lantai WPC terbaik dan terbukti kualitasnya.

Baca Juga : 20 Desain Pagar Inovatif Untuk Privasi Maksimal

KEUNGGULAN WPC WOOD Decking Kayu Asri

  • Anti Rayap**
  • Lulus uji ketahanan terhadap rayap tanah
  • Tahan terhadap air dan cuaca lembab (tidak akan lapuk)
  • Pemasangan sangat mudah dan cepat
  • Dapat dipaku, dibor, digergaji maupun disanding
  • Dapat di plitur sesuai dengan warna yang diinginkan

SPESIFIKASI WPC WOOD Kayu Asri

  • Lebar : 140 mm / 145 mm / 150 mm
  • Tebal : 20 mm / 25 mm
  • Panjang : 2.9 M
  • Berat : -/+ 2,4 kg/ M’
  • Warna : WOOD dan COFFEE

APLIKASI WPC WOOD Kayu Asri

  • Decking disamping kolam renang (pool deck), taman (garden deck) dll.

Sebagian dari Anda mungkin masih merasa asing dengan istilah Wood Plastic Composite. Istilah ini memang masih tergolong baru dan belum banyak diketahui masyarakat umum. Lantas, apa sih sebenarnya Wood Plactic Composite itu?

Wood Plastic Composite merupakan produk kayu sintetis yang diproduksi dengan menggunakan elemen kayu dan plastik. Bisa dibilang produk ini adalah sebuah terbosan baru yang sangat brilian di dunia material bahan bangunan.

Proses produksi WPC dilakukan dengan menggunakan dua material bahan baku, yaitu 50 persen plastik sintetis, dan 50 persen serbuk kayu. Bila dibandingkan dengan material bahan kayu biasa, WPC memiliki banyak keunggulan. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut:

  • Dapat didaur ulang
  • Tahan benturan, abrasi, serangan rayap, jamur, dan hama
  • Aman untuk digunakan di daerah lembab
  • Warna tidak cepat pudar
  • Lebih tahan api dibanding produk sejenis
  • Memiliki nilai estetika yang cukup tinggi
  • Tersedia dalam banyak varian bentuk
  • Cocok untuk digunakan di interior dan eksterior bangunan
  • Memiliki banderol harga yang lebih murah dari kayu biasa

Disamping memiliki kelebihan tersebut, WPC juga memiliki kekurangan, yaitu memiliki pilihan warna yang terbatas. Ke depannya, permasalahan keterbatasan warna ini kemungkinan besar akan segera teratasi seiring dengan perkembangan di dunia teknologi produksi WPC.

Baca Juga : Kayu Multipleks, Kayu Berkualitas Harga Bersahabat

Jenis Wood Plastic Composite

Saat ini ada dua jenis WPC yang beredar di pasaran. Ke dua jenis WPC tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Wood Plastic Composite Hollow (WPCH)

WPCH merupakan produk WPC yang bagian tengahnya dilengkapi dengan rongga / lubang. Produk WPC ini memiliki kelebihan berupa bobot yang ringan dan harga yang murah. Rata – rata harga Wood Plastic Composite Hollow di Indonesia berada di angka 50 ribuan rupiah per kg.

Dalam prakteknya nanti, produk WPCH cenderung lebih cocok untuk dijadikan sebagai papan untuk bagian pagar halaman, atap untuk gazebo, dan lantai teras.

  1. Wood Plastic Composite Solid (WPCS)

Berbeda dengan WPCH yang bagian tengahnya dilengkapi dengan rongga / lubang, produk WPCS tidak dilengkapi dengan rongga / lubang. Jadi, seluruh bagian produk kayu WPC ini benar – benar solid seperti kayu papan pada umumnya. Saat ini, produk kayu komposit solid telah tersedia dalam bentuk papan lurus dan papan melengkung.

Penggunaan produk papan ini cenderung sangat mirip dengan penggunaan kayu pada umumnya, yaitu sebagai material untuk dinding, sebagai material untuk lantai, sebagai material untuk meja, dll.

Bila dibandingkan dengan model WPCH, produk WPCS cenderung memiliki bobot yang lebih berat. Walaupun begitu, karena tidak berongga, produk ini memiliki daya tahan yang lebih baik.

Untuk urusan harga, produk WPC Solid cenderung memiliki banderol harga yang lebih mahal dari produk WPC Hollow.

Baca Juga : Desain Pagar Rumah Minimalis By WPC Kayu Asri

Cara Pemasangan WPC

Proses pemasangan WPC pada dasarnya tidak jauh berbeda dengan cara pemasangan material bahan kayu pada umumnya. Walaupun begitu, agar hasilnya lebih rapi, saat memasang WPC, Anda dapat mengikuti panduan langkah di bawah ini:

  1. Cara Pemasangan WPC untuk Lantai Outdoor

Pertama – tama, pasang rangka / joist dengan jarak sekitar 30 sampai dengan 35 cm. Bila pemasangannya ingin ditandaskan ke lantai, joist bisa langsung disekrup secara langsung ke lantai

Jika rangka / joist sudah terpasang dengan baik, pasang decking di bagian atasnya. Dalam prakteknya nanti, pemasangan decking harus berlawanan arah dengan pemasangan rangka / joist. Jika joist dipasang vertikal, maka decking harus dipasang secara horizontal.

Oh ia, jangan lupa untuk memberi jarak sekitar 5 sampai dengan 7 mm antara decking dan decking lainnya. Pemberian jarak ini ditujukan untuk menghindari kelembaban saat WPC terpapar air.

Pemasangan plastic clip untuk bagian decking sebaiknya juga diberi jarak yang agak lebar. Rata – rata jarak yang direkomendasikan adalah sekitar 30 cm.

  1. Cara Pemasangan WPC untuk Dinding Outdoor

Pertama – tama, pasang besi hollow terlebih dahulu di dinding yang ingin dipasangi WPC. Jangan lupa untuk memberi jarak sekitar 40 cm.

Setelah pemasangan hollownya selesai, pasang dinding panel ke besi hollow dengan arah yang berlawanan. Pemasangan dapat dilakukan dengan menggunakan paku, baut atau lem.

Nah, itulah sedikit informasi mengenai Wood Plastic Composite yang bisa kami bagikan kepada Anda. Semoga bermanfaat ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *